Bisnis Startup Selalu Berkaitan dengan Teknologi Internet? Apa Definisi dan Pengertian-nya

Jika mendengar kata ‘startup’, kebanyakan orang akan mengatakan bahwa hal ini berkaitan erat dengan teknologi. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa startup tidak melulu harus terkait dengan teknologi.
Bisnis Startup Selalu Berkaitan dengan Teknologi Internet? Apa Definisi dan Pengertian-nya
Bukankah semua jenis bisnis, asal bisnis baru dimulai, tak peduli itu bisnis berbau teknologi, sekedar jualan kain, dagang bakso di tepian jalan, service AC, bengkel dan lainnya, juga seharusnya bisa dikatakan sebagai startup? Lantas, tahukah Anda apa yang membuat startup ini identik dengan teknologi?

Latar belakang startup business

Sebetulnya, ada latar belakang tersendiri yang membuat startup ini identik dengan bisnis berbau teknologi dan internet. Langkah awal dari sejarah startup ini dapat dilihat pada Mei 2010. Ketika itu, Yahoo membeli Koprol dan negara Indonesia mungkin saja adalah yang pertama kalinya masuk Techcrunch.com.

Sebelum Techcruch ini, sebetulnya Tokopedia pun juga melakukan raise fund dari East Ventures pada Maret 2010, meski peristiwa ini tidak terlalu banyak dikenal. Tak lama kemudian, Urbanesia menyusul dan ikut mendapatkan investasinya dari East Ventures pada Juni 2010.

Sejak terjadinya perisitiwa-peristiwa penanaman modal di bidang teknologi internet ini, tiba-tiba saja Indonesia kebanjiran investor. Para incubator lokal, asing atau campuran datang ke Indonesia dan melalkukan perburuan startup. Awal dari startup ini berlangsung mulai tahun 2010 sampai sekarang.

Investor Jepang melakukan perburuan startup di Indonesia

Menariknya, para investor asing yang kebanyakan dari Jepang ini melalukan perburuan startup dengan berbagai gaya. Ada diantara mereka yang mengadakan seminar di kampus, ada juga yang melalui public relations di banyak media (Eden).

Cara menarik lain juga dilakukan dengan one-on-one mentoring (Batavia Incubator), close pitch (Merah Putih Inc, Systec Group, Ideosource), open pitch (EV Ventures Night, Eden), inkubasi 100 hari (EV Alpha), inkubasi 4 bulan (Founder Institute) event besar di Blitz Megaplex (Nusantara Venture), memberikan free space untuk startup (Freeware GruparaInc) dan masih banyak lagi lainnya.

Para investor ini tidak hanya menargetkan pada experienced founder, akan tetapi juga university atau first time founder. Tentu saja para founder saat itu pun juga masih agak bingung. Secara tiba-tiba, banyak orang dengan berbagai daya komunikasi menyatakan asal ada ide bagus, ada kapabilitas, maka mereka akan memberikan pendanaannya.

Para investor yang kebanyakan dari Jepang ini mendatangi kampus-kampus, mulai dari UI Depok, ITB, sampai Binus University untuk berburu mahasiswa yang mempunyai ide. Ini memang peristiwa istimwa dengan atmosfer bisnis yang terbuka dan sepertinya pun baru pertama dalam sejarah Indonesia.

Para investor ini berinvestasi dan mengcloning business model internet di Jepang agar dapat diterapkan di Indonesia. Tak semua nama investor ini adalah pebisnis besar atau berasal dari perusahaan besar pula. Banyak pula diantara mereka yang merupakan personal investor dan namanya pun masih sangat asing di dunia bisnis.

Alasan Jepang ke Indonesia

Yang membuat Jepang begitu tertarik dengan Indonesia adalah kondisi demografi penduduknya masih sangat muda serta penetrasi internet yang masih relatif rendah. Hal ini juga berarti opportunity.

Selain itu, karakter orang Indonesia juga heavy social media user. Belum lagi, stabilitas ekonomi dan politik saat ini terhitung baik, serta GDP perkapita diprediksi akan naik pesat yang juga berarti Indonesia akan menjadi pasar yang lebih menarik lagi.

Dari peristiwa-peristiwa ini beserta orang-orang yang terlibat di dalamnya, ada persamaan yang mendasar. Yakni, baik investor maupun foundernya semua menggunakan teknologi dan internet dalam bisnisnya.

Mereka pun lebih suka menikmati hal-hal yang tersedia di internet ketimbang yang tertulis di majalah bisnis cetak. Dan ini pula yang membuat fenomena bisnis startup begitu erat dengan teknologi dan internet.