Beberapa Kegiatan Untuk Mendapatkan Ide Menulis Postingan Sebuah Blog
Coba 5 Kegiatan Ini Agar Dapat Menggali Ide Tulisan Untuk Blog Anda
Selalu memberikan update tulisan di blog memang sudah jadi kerjaan rutin para blogger. Dengan update blog yang dilakukan secara konsisten, maka eksistensi Anda sebagai blogger professional pun akan semakin kuat. Selain itu, blog Anda pun akan lebih populer dan berpotensi mendapatkan trafik yang lebih banyak.

Sayangnya, untuk konsisten menghasilkan tulisan di blog memang tidak mudah. Adakalanya, pikiran menjadi buntu sehingga bisa membuat para blogger kehabisan ide untuk ditulis. Terus-terusan menulis pun bisa membuat pikiran jadi jenuh dan akhirnya pikiran menjadi macet.

Hal seperti ini tentu sangat mengganggu. Sebaagai seorang blogger, update postingan adalah hal utama yang tak boleh dilewatkan. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara yang tepat untuk mengatasi macetnya ide di pikiran ini.

Nah, untuk membantu Anda, coba kegiatan ini agar dapat menggali ide tulisan untuk blog Anda. Beberapa kegiatan ini akan membantu Anda mendapatkan ide menulis untuk update artikel di blog Anda.

1. Rutin Lakukan Blogwalking

Melakukan blogwalking dapat menjadi langkah efektif untuk mengembangkan ide di pikiran Anda. Yang dimaksud blogwalking adalah aktivitas mengunjungi blog lain. Dengan mengunjungi blog orang lain, maka Anda bisa mendapatkan inspirasi dan membuka kebuntuan di otak.

Tentu saja Anda tidak bisa hanya mengunjungi satu blog saja. Anda perlu mengunjungi lebih dari 5 blog berbeda dengan tema yang sesuai dengan blog Anda. Ada jutaan blog tersedia di dunia maya yang bisa Anda kunjungi untuk merangsang ide di dalam pikiran Anda.

2. Cari Tahu Trending Topic dari Sosial Media

Fenomena trending topic atau topik yang tengah populer dibicarakan publik di dunia digital dapat menjadi inspirasi yang baik untuk menghasilkan tulisan yang bisa diupdate di blog Anda. Anda bisa mendapatkan informasi trending topic saat ini melalui sosial media.

Twitter misalnya, bisa jadi pilihan utama untuk mengetahui topik apa yang sedang banyak dibicarakan. Cermati hal apa yang sedang marak dibicarakan. Anda bisa mencermati dari trending topik seluruh dunia atau Trending Topic World Wide, dan bisa juga dari lokal Indonesia atau Trending Topic Indoenesia. Tentu Anda harus memilih trending topic sesuai niche blog Anda.

3. Amati Channel Berita

Channel berita selalu memiliki banyak hal untuk disajikan. Anda bisa memanfaatkan berbagai channel media untuk mendapatkan inspirasi tulisan. Misalnya saja, dari media cetak seperti koran, majalah dan tablod, atau dari media elektronik seperti radio dan televisi, dan bisa juga melalui media online lain.

Ada banyak ide yang tersebar di channel media untuk Anda gali menjadi tulisan yang baru. Pilihlah channel media yang benar-benar terpercaya dan subjektif sehingga Anda bisa mendapatkan tulisan yang berkualitas.

4. Cari Inspirasi di Luar Rumah dan Berjalan-Jalan

Anda masih belum mendapatkan ide menulis? Anda bisa pergi ke luar rumah. Jalan-jalanlah walah hanya sebentar. Apa pun yang Anda lakukan ketika di luar rumah, Anda bisa sembari mengamati dan mengeksplorasi berbagai hal yang Anda temukan di sekeliling Anda.

Dari eksplorasi ini, perhatikan hal apa yang bisa Anda gali lagi. Anda mungkin akan menemukan aneka kejadian unik dan menarik dari sesuatu yang sebenarnya sepele dan sederhana. Selama Anda menajamkan insting Anda, ide akan lebih mudah masuk ke pikirana Anda.

5. Dapatkan Partner untuk Diskusi

Parner diskusi juga bisa membuka banyak ide untuk Anda. Ingat, yang perlu Anda lakukan adalah diskusi dan bukan sekedar ngobrol. Meski hanya diawali dari obrolan sana-sini, berikutnya Anda harus bisa mengendalikan topik pembicaraan ke arah niche blog Anda.

Gali sesuatu yang menarik dan sekiranya belum pernah Anda postingkan di blog. Dari hasil diskusi ini, Anda akan menemukan banyak ide untuk ditulis. Selanjutnya, tinggal Anda lanjutkan menulis dan posting di blog Anda.

5 Travel Blogger Indonesia Terpopuler di Instagram

5 Travel Blogger Indonesia Paling Populer di Instagram, Siapa Saja? Ini DiaMenjadi seorang blogger saja rasanya sudah menyenangkan. Apalagi, kalau Anda punya hobi traveling dan menjadikan hobi ini sebagai niche blog Anda. Ya, saat ini, banyak orang yang sedang menggemari dunia travel blogging karena dianggap menyenangkan.

Bagaimana tidak, Anda bisa berjalan-jalan di berbagai tempat, bersenang-senang, bahkan sekaligus mendapatkan penghasilan dari melakukan kegiatan menyenangkan ini. Siapa yang tak tertarik menikmati hidup yang penuh dengan kesenangan seperti itu?

Tapi, tentu saja menjadi seorang travel blogger tidak semudah membalik telapak tangan. Sebagian hanya melakukannya sebagai hobi. Tapi beruntungnya, ada juga mereka yang sukses menjadikan travel blogger ini sebagai profesi dan pekerjaan tetap.

Indonesia pun memiliki sederetan nama yang sukses menjadi travel blogger yang menginspirasi. Foto-foto yang mereka unggah di akun instagram selalu menarik minat banyak orang. Lantas, siapa saja travel blogger Indonesia yang paling populer di instagram?

1. Marischka Prudence (@Marischkaprue)

Marischka Purdence adalah seorang travel blogger yang terbilang sukses dan sangat menginspirasi. Ia sangat aktif untuk menyajikan aneka foto dan tulisan di blognya mengenai keindahan aneka tempat wisata di Indonesia.

Setiap fotonya yang selalu mengusung pose khas yoga di berbagai tempat, sukses menyita perhatian banyak orang. Tak heran, kalau wanita yang sebelumnya menjadi pembaca berita di stasiun televisi swasta ini telah sukses mendapatkan hingga 31.600 pengikut di instagram.

2. Trinity (@Trinitytraveler)

Trinity adalah travel blogger yang telah sukses menjadi seorang travel blogger ternama. Perempuan ini telah bahkan telah menarik minat hingga 22.600 orang untuk memfollow akun instagramnya.

Trinity telah mulai aktif menjadi seorang tavel blogger sejak tahun 2005. Ya, waktu yang terbilang lama. Menariknya, traveling yang ia lakukan ini dapat dikatakan bermodal nekat. Ia melakukan perjalanan ke berbagai wilayah dunia tanpa modal yang banyak.

Ia juga melakukan travellingnya ke seluruh penjuru Indonesia. Kisah suksesnya dalam menjelajahi penjuru dunia dan 65 negara ini lalu ia bukukan dalam 11 buku seri berjudul The Naked Traveler.

3. Barry Kusuma (@Barrykusuma)

Barry Kusuma sukses meraih follower di instagram sebanyak 21.000. Ya, pria yang sukses menjadi travel blogger dalam negeri ini memang sangat menarik. Ia tak hanya menyajikan keindahan alam Indonesia begitu saja, melainkan ia memadukannya dengan fotografi yang indah. Barry Kusuma juga senang berbagi tips fotografi di blog pribadinya.

4. Adam & Susan (@Pergidulu)

Adam dan Susan adalah sepasang suami istri yang keduanya sangat hobi traveling. Menariknya, pasangan suami istri ini tidak memiliki rumah setelah mereka menikah. Alih-alih memikirkan untuk mendapatkan rumah, mereka malah memutuskan untuk pergi travelling ke berbagai negara sejak pernikahan mereka di Bali tahun 2012 lalu.

Blog yang menggambarkan perjalanan mereka tertulis motto bahwa ‘You must travel with the one you love’. Mereka memang sengaja mendidikasikan hidupnya untuk berkeliling dunia dan menikmati keindahan dunia. Akun Instagram mereka @Pergidulu kini telah memiliki hingga 7.684 follower.

5. Dina & Ryan (@Duaransel)

Dina dan Ryan juga merupakan pasangan suami istri menjalani kehidupan nomaden dengan menjadi traveller sejak tahun 2009. Blog pribadi mereka selalu mengisahkan perjalanan yang seru ke berbagai belahan dunia mulai dari wilayah yaitu Asia, Amerika, Afrika, Eropa, Oseania, Karibia.

Mereka juga sering menulis aneka tips ketika melakukan perjalanan. Menariknya, mereka pun memberi kesempatan bagi para pembaca yang ingin mendapatkan kartu pos dari berbagai negara. Pasangan yang populer sebagai travel blogger ini telah memiliki 7.248 follower di instagramnya.

Jika mendengar kata ‘startup’, kebanyakan orang akan mengatakan bahwa hal ini berkaitan erat dengan teknologi. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa startup tidak melulu harus terkait dengan teknologi.
Bisnis Startup Selalu Berkaitan dengan Teknologi Internet? Apa Definisi dan Pengertian-nya
Bukankah semua jenis bisnis, asal bisnis baru dimulai, tak peduli itu bisnis berbau teknologi, sekedar jualan kain, dagang bakso di tepian jalan, service AC, bengkel dan lainnya, juga seharusnya bisa dikatakan sebagai startup? Lantas, tahukah Anda apa yang membuat startup ini identik dengan teknologi?

Latar belakang startup business

Sebetulnya, ada latar belakang tersendiri yang membuat startup ini identik dengan bisnis berbau teknologi dan internet. Langkah awal dari sejarah startup ini dapat dilihat pada Mei 2010. Ketika itu, Yahoo membeli Koprol dan negara Indonesia mungkin saja adalah yang pertama kalinya masuk Techcrunch.com.

Sebelum Techcruch ini, sebetulnya Tokopedia pun juga melakukan raise fund dari East Ventures pada Maret 2010, meski peristiwa ini tidak terlalu banyak dikenal. Tak lama kemudian, Urbanesia menyusul dan ikut mendapatkan investasinya dari East Ventures pada Juni 2010.

Sejak terjadinya perisitiwa-peristiwa penanaman modal di bidang teknologi internet ini, tiba-tiba saja Indonesia kebanjiran investor. Para incubator lokal, asing atau campuran datang ke Indonesia dan melalkukan perburuan startup. Awal dari startup ini berlangsung mulai tahun 2010 sampai sekarang.

Investor Jepang melakukan perburuan startup di Indonesia

Menariknya, para investor asing yang kebanyakan dari Jepang ini melalukan perburuan startup dengan berbagai gaya. Ada diantara mereka yang mengadakan seminar di kampus, ada juga yang melalui public relations di banyak media (Eden).

Cara menarik lain juga dilakukan dengan one-on-one mentoring (Batavia Incubator), close pitch (Merah Putih Inc, Systec Group, Ideosource), open pitch (EV Ventures Night, Eden), inkubasi 100 hari (EV Alpha), inkubasi 4 bulan (Founder Institute) event besar di Blitz Megaplex (Nusantara Venture), memberikan free space untuk startup (Freeware GruparaInc) dan masih banyak lagi lainnya.

Para investor ini tidak hanya menargetkan pada experienced founder, akan tetapi juga university atau first time founder. Tentu saja para founder saat itu pun juga masih agak bingung. Secara tiba-tiba, banyak orang dengan berbagai daya komunikasi menyatakan asal ada ide bagus, ada kapabilitas, maka mereka akan memberikan pendanaannya.

Para investor yang kebanyakan dari Jepang ini mendatangi kampus-kampus, mulai dari UI Depok, ITB, sampai Binus University untuk berburu mahasiswa yang mempunyai ide. Ini memang peristiwa istimwa dengan atmosfer bisnis yang terbuka dan sepertinya pun baru pertama dalam sejarah Indonesia.

Para investor ini berinvestasi dan mengcloning business model internet di Jepang agar dapat diterapkan di Indonesia. Tak semua nama investor ini adalah pebisnis besar atau berasal dari perusahaan besar pula. Banyak pula diantara mereka yang merupakan personal investor dan namanya pun masih sangat asing di dunia bisnis.

Alasan Jepang ke Indonesia

Yang membuat Jepang begitu tertarik dengan Indonesia adalah kondisi demografi penduduknya masih sangat muda serta penetrasi internet yang masih relatif rendah. Hal ini juga berarti opportunity.

Selain itu, karakter orang Indonesia juga heavy social media user. Belum lagi, stabilitas ekonomi dan politik saat ini terhitung baik, serta GDP perkapita diprediksi akan naik pesat yang juga berarti Indonesia akan menjadi pasar yang lebih menarik lagi.

Dari peristiwa-peristiwa ini beserta orang-orang yang terlibat di dalamnya, ada persamaan yang mendasar. Yakni, baik investor maupun foundernya semua menggunakan teknologi dan internet dalam bisnisnya.

Mereka pun lebih suka menikmati hal-hal yang tersedia di internet ketimbang yang tertulis di majalah bisnis cetak. Dan ini pula yang membuat fenomena bisnis startup begitu erat dengan teknologi dan internet.

Kalau Anda adalah seorang pengguna internet yang aktif, Anda tentu pernah mendengar nama kaskus bukan? Atau mungkin, Anda pun adalah seorang member kaskus.co.id yang merupakan situs forum pertama sekaligus terbesar yang ada di Indonesia?
Kisah Perjalanan Andrew Darwis bersama Kaskus, Situs Forum Terbesar di Indonesia
Situs forum yang berasal dari kata ‘Kasak Kusuk’ ini tercatat memiliki lebih dari 4,5 juta member saat ini. Sebuah angka yang luar biasa banyak dan tentu saja pantas bila dikatakan sebagai situs forum terbesar di Indonesia. Tapi, tahukah Anda siapa pemilik situs forum ini dan seperti apa perjalanan menuju Kaskus yang besar seperti sekarang ini?

Profil Andrew Darwis si Pemilik Kaskus

Kaskus.co.id dimiliki oleh Andrew Darwis, dan dibantu juga oleh salah seorang sahabatnya bernama Ken Dean Lawadinata. Tidak mudah bagi mereka untuk membesarkan kaskus ini. Jatuh bangun, keggalan dan berbagai tantangan lain sudah sering mereka alami. Tapi tentu saja mereka menghadapi semua itu dengan kegigihan dan kerja keras sehingga akhirnya, kaskus bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang.

Sebelum kita lanjut tentang perjalanan kaskus lebih jauh lagi, kenapa kita tidak coba tengok dulu bio data singkat dari Andrew Darwis?

Nama Lengkap : Andrew Darwis
Tempat, tgl lahir : Jakarta, 20 Juli 1979
Agama : Kristen Katolik
Sekolah Dasar : Tarakanita Pluit Jakarta
Sekolah Meneneah Pertama : Tarakanita Pluit Jakarta
Sekolah Menengah Atas : Gandhi National School, Ancol ’98 Jakarta
Universitas : Universitas Bina Nusantara
Universitas : Multimedia & Web Design, Art Institute of Seattle, 2003
Universitas : Computer Science, City University ’06
Prestasi :
• KASKUS Web Site that recognized as Indonesia Inovative Top Web Site (oleh Microsoft tahun 2008).
• KASKUS – The Online Inspiring Award 2009 (oleh Indosat).

Saat ini, Andrew Darwis adalah Chief Technology Officer (CTO) di Kaskus, sekaligus pemilik Kaskus Network PT. Darta Media Indonesia. Dapat dikatakan bahwa ia adalah salah satu pionir bisnis online Indonesia yang sukses.

Kisah Perjalanan Kaskus

Awalnya, situs Kaskus dijalankan oleh tiga orang sehabat, yakni Andrew, Ronald dan Budi. Kaskus awal mulanya diisi dengan aneka informasi tentang berbagai kejadian di Indonesia yang ditulis dalam bahasa Inggris.

Sayangnya, Andrew yang tidak memiliki latar belakang jurnalis merasa sungguh kerepotan sendiri dalam menulis berita yang hendak dimuat di situsnya. Andrew dan kedua rekannya ini pun kemudian memutuskan untuk memuat artikel tentang Indonesia dari sumber lain berbahasa Inggris, lalu diterjemahkan dulu ke bahasa Indonesia.

Hal ini dilakukan mereka selama tiga tahun, dan selama itu pula, sama sekali tak ada keuntungan yang didapat kaskus. Ketiadaan keuntungan ini membuat kedua rekannya mundur di tengah jalan. Andrew yang masih tak menyerah pun melanjutkan sendiri kaskus dengan usahanya sendiri, sampai akhirnya ia mendapat rekan baru bernama Ken Dean Lawadinata (CEO Kaskus Networks saat ini).

Kaskus terus bertahan dan mulai berkembang meski sangat perlahan. Sampai di awal tahun 2008, Kaskus akhirnya resmi menjadi perusahaan profesional dengan nama PT. Darta Media Indonesia. Menjadi perusahaan professional ternyata tak membuat jalan kaskus mulus.

Promosi besar-besaran dan event yang dilakukan masih belum bisa memudahkan kaskus untuk mendapat member baru. Popularitas juga masih minim. Bahkan, kaskus sempat hampir ditutup lantaran dianggap situs p0rn0.

Kegagalan ini masih juga mematahkan semangat Andrew dan Ken. Ia pun mencoba cara promosi lain dengan meminta artis untuk mengenakan baju yang mereka cetak dengan tulisan kaskus. Sang artis kemudian difoto dan memasukkannya dalam situs mereka. Inilah awal kebangkitan dari kaskus yang kemudian terus mengantarkannya dalam kesuksesan.

Kalau Anda ingin mendirikan bisnis yang bergerak di bidang ecommerce pada saat ini, tentu ini bukanlah hal yang sulit. Internet dan teknologi sudah berkembang dengan pesat. Teknologi dan internet yang berkembang pesat ini telah melahirkan begitu banyak pengguna internet, baik pasif maupun aktif.
Pendiri Website Ecommerce Terbesar Indonesia, Hendrik Tio Bhinneka.com, Seperti Ini Perjuangan-nya
Lantas, bagaimana dengan belasan tahun yang lalu? Di tahun 1999-an, perkembangan internet bisa dikatakan masih sangat minim. Karena minim pengguna dan minim jaringan, tentu saja peminat dari bisnis yang mengandalkan internet pun juga minim.

Akan tetapi, untungnya hal ini bukan menjadi hambatan bagi Hendrik Tio untuk mengambil keputusan besar dengan terjun ke dalam bisnis yang kala itu masih dikatakan sepi peminat ini. Karena ia tak menyerah dengan berbagai tantangan berat inilah, sekarang ia bisa menikmati posisi sebagai CEO perusahaan ecommerce terbesar di Indonesia melalui situsnya Bhinneka.com.

Modal besar sebagai awal perjalanan Hendrik Tio

Bersama dengan beberapa rekan-nya, Hendrik Tio memberanikan diri untuk masuk dalam dunia bisnis online yang penuh tantangan. Bisinis online ini sebetulnya merupakan ide pengembangan bisnis dari usaha jual beli perangkat IT yang sebelumnya telah mereka rintis.

Rekan sejawat Hendrik Tio kala itu adalah Nicholas, Johannes, Darsono, dan Tommy. Mereka melirik potensi dunia internet sebagai media pemasaran aneka produk IT yang mereka jual. Mereka pun memutuskan untuk total membuat webstore yang dinamai dengan Bhinneka.com, seperti nama gerai toko mereka yang juga bernama Bhinneka.

Awal pengembangan website ini membutuhkan modal sampai 100 juta rupiah. Dengan modal itu, Hendrik mempromosikan websitenya melalui Google untuk mengundang lebih banyak pengunjung ke websitenya.

Tantangan dan Masalah

Tentu saja uang 100 juta kala itu tidaklah sedikit. Namun, Hendrik tak ragu dengan investasinya ini. Sayangnya, keuntungan besar yang diidam-idamkannya seperti tidak mau datang dengan mudah. Perjalanan Bhinneka.com masih perlu berjuang agar mampu disebut sebagai usaha yang mapan dengan penghasilan besar.

Berbagai masalah harus dihadapi Hendrik bersama dengan Bhinneka-nya ini. Mulai dari masalah krisis global sampai masalah penipuan transaksi kartu kredit pernah dialaminya. Bahkan, penipuan transaksi kartu kredit yang semakin marak di dunia ecommerce sempat memaksa Hendrik untuk menutup layanan pembelian melalui transaksi kartu kredit.

Buah dari ketekunan

Sepertinya, kuncinya adaalh kesabaran dan ketekunan. Bhinneka.com terus saja dipertahankan meski berbagai masalah harus dihadapi, dan keuntungan besar tak kunjung tiba. Setelah melewati tahun-tahun penuh ketekunan untuk berinovasi, lambat laun Bhinneka pun bertumbuh dan mendapat perhatian serta kepercayaan.

Bhinneka terus berinovasi dengan memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen. Bahkan, Bhinneka pun mengembangkan sistem menarik dari bisnis online, yakni sistem tawar menawar. Sebuah sistem yang mungkin tidak pernah diambil oleh webstore lain.

Para pengguna internet yang sedang mencari produk IT atau gadget pun mulai banyak yang melirik Bhinneka.com. Hasilnya, webstore yang dulu hanya mampu mengundang sekitar 50 visitor saja perhari, kini menjadi rujukan bagi lebih dari ratusan ribu visitor per harinya. Luar biasa bukan?

Pencapaian Hendrik Tio dan Bhinneka.com

Apa yang telah dicapai oleh Hendrik Tio adalah kesuksesan besar yang juga membutuhkan perjuangan besar. Webstore Bhinneka.com telah diakui oleh beberapa sumber sabagai salah satu dari 100 website yang paling banyak dikunjungi di Indonesia.

Di bidang ecommerce, Bhinneka.com juga masuk di dalam jajaran teratas sebagai webstore penyedia produk IT dan gadget yang berkualitas dengan harga yang pas. Bhinneka.com bahkan telah berhasil mengantongi omset rata-rata hingga 60 milliar rupiah per tahun.

Tentu Anda setuju kalau suatu bisnis dapat dikatakan sukses adalah ketika pemasukan dan keuntungan bersih yang dihasilnya bernilai tinggi. Untuk mendapatkannya, strategi marketing tentu adalah hal penting.

Akan tetapi, ketika semua kompetitor menggunakan strategi marketing yang sama, maka jalan satu-satunya untuk memenangkan persaingan dan menguasai pasar adalah dengan mengandalkan keterampilan monetizing.

Apa yang dimaksud dengan monetizing?

Monetizing berasal dari kata Monetization yang berarti menjadikan sesuatu lebih bernilai. Secara lebih kompleks, monetizing dapat diartkan pula sebagai sebuah ilmu atau keterampilan yang dilakukan dengan cerdik untuk mengubah suatu model bisnis agar dapat memberikan pendapatan yang lebih maksimal dengan jalan menjungkirbalikkan arus uang normal.

Sebetulnya, monetizing ini bukanlah hal baru. Bahkan sejak di zaman perdagangan unta, keterampilan monetizing ini sudah dipraktekkan oleh Abdurrahman Bin Auf yang adalah sorang ahli monetizing di dataran arab yang begitu lihai.

Beliau mengadakan sistem bagi hasil bagi para pedagang di Pasar Madinah yang sebelumnya sangat dirugikan oleh harga sewa kios yang begitu mahal oleh pihak pengelola pasar. Hasilnya, barang dagangan bisa diual lebih mudah dan tentu saja unta ini semakin laku dan keuntungan yang diperoleh juga lebih besar.

Monetizing ini pun juga berkembang di zaman digital. Contoh praktik monetizing yang menarik adalah yang dilakukan oleh Practice Fusion sejak November 2007. Ketika itu, perusahaan baru di San Francisco tersebut menawarkan software pengatur catatan medis elektronik dan manajemen praktik secara gratis.

Tentu saja dengan cepat, ribuan dokter telah mendaftarkan diri untuk mendapatkan softrar praktek medis yang bila dijual, harganya bisa mencapai 50.000 dollar. Pertanyaannya, bagaimana mungkin perusahaan Software tersebut bisa memperoleh keuntungan bila membagikan sistem catatan elektroniknya secara gratis?

Sebetulnya, Practice Fusion menawarkan model freemium + iklan. Ada dua versi software yang ditawarkannya. Software versi gratis ditawarkan dengan isi iklan, semacam google adsense. Sedangkan versi bebas iklan dihargai sewa 100 dolar per bulan.

Dari 2000 dokter yang mendaftar, ternyata hanya 10 persen saja yang mau membayar, yang artinya pendapatannya kurang dari 20.000 dollar. Tapi, inilah keterampilan monetizing yang menarik karena penghasilan sebenarnya dari Practice Fusion didapat dari tempat lain secara kreatif.

Tak hanya dari iklan, tapi karena Practice Fusion telah sukses menyebarkan software datanya ke ribuan dokter, artinya ia mampu menciptakan database pasien yang semakin berkembang. Perusaahaan ini pun memiliki akses data yang sangat banyak. Akses data inilah yang dapat ia jual karena sangat dibutuhkan oleh asosiasi medis dalam melakukan riset tentang kondisi spesifik pasien.

Bukankah ini adalah ide yang hebat? Catatan kesehatan yang selalu diperlukan ini bisa menghasilkan lebih banyak keuntungan. Bayangkan saja, data kesehatan anonim dari satu orang pasien saja dapat menghasilkan hingga 500 dolar.

Padahal, seorang dokter biasanya mempunyai sekitar 250 pasien, sehingga 2000 klien Practice Fusion yang pertama dapat menghasilkan hingga 500.000 catatan medis. Bahkan, setiap catatan medis ini pun dapat dijual berulang kali ke berbagai studi yang dilakukan oleh berbagai institusi.

Jika dihitung, penghasilan Practice Fusion justru lebih besar ketimbang jika ia menjual software yang sama dengan harga 50.000 dollar. Bahkan, monetizing inipun tak hanya menghasilkan keuntungan untuk satu pihak saja, tapi juga untuk banyak pihak sekaligus.

Memiliki ilmu monetizing dan terampil dalam menggunakannya memang akan menjadi suatu keunggulan tersendiri. Dalam bisnis apa pun, tentu saja Anda akan berhasil karena Anda akan diserbu oleh target pasar dan pada akhirnya, Anda bisa menjadi penguasa pasar.

Di Asia, tercatat ada lima penguasaha sukses yang sering dianggap sebagai masternya monetizing digital. Mereka adalah Ferry Tenka (Indonesia), Ralph Wunsch (Filipina), Mike Tran (Vietnam), Mrigank Tripathi (India), John Fearon (Singapura).

Bagi Anda yang menggeluti dunia internet marketing, nama Anne Ahira pasti bukanlah nama yang asing. Dia adalah sosok yang dapat dikatakan sangat fenomenal dalam dunia internet dengan AsiaBrain.com yang digarapnya.

Perjuangan Anne Ahira – Pendiri Asian Brain Internet Marketing Indonesia, Seperti Inilah Kisah-nyaMojang Bandung inilah yang merupakan pendiri Sekolah Internet Marketing Indonesia pertama, yang dinamai dengan Asian Brain. Tak hanya yang pertama, sekolah internet marketing ini pun dianggap oleh banyak orang sebagai yang terbaik di Indonesia.

Sampai saat ini, Asian Brain menjadi rumah bagi ribuan member dari seluruh pelosok Indonesia. Membernya pun bersal dari kalangan beragam, mulai dari mahasiswa, pebisnis sampai profesional. Meski beberapa blog anonymous ada juga yang menyebut Anne Ahira dan Asian Brain sebagai sosok penipu belaka, tapi faktanya Anne Ahira melalui Asian Brainnya telah berhasil menelurkan para internet marketer yang handal.

Kontroversi Anna Ahira dan Asia Brain

Kenapa disebut sebagai kontroversi? Ya, karena tak bisa dipungkiri pula kalau Asian Brain pun juga punya sisi lemah. Meski banyak para pelajar dari sekolah internet marketing ini dapat sukses dari bisnis online, namun ternyata banyak juga yang mengaku tidak bisa mendapatkan apa pun dari sekolah ini.

Di Asian Brain, setiap orang yang masih sangat buta dnegan bisnis online dan internet marketing pun dapat belajar disana. Mereka akan mengajar para anak didiknya meski mulai dari nol agar selanjutnya, ilmu internet marketing yang mereka dapatkan bisa diterapkan secara mandiri.

Sayangnya, beberapa blog pernah juga menulis keluhan tentang Anne Ahira dan Asian Brain. Mereka mengaku pernah belajar di AB tapi ternyata selanjutnya, mereka tidak bisa mendapatkan hasil seperti yang diharapkan, tidak bsia passive income online, tidak bisa mendapat penghasilan dari internet dan aneka keluhan lain.

Namun, tak bisa juga dipungkiri kalau banyak para lulusan AB yang sukses meraup ratusan bahkan hingga ribuan dollar per bulan setelah mempraktekkan ilmu dari AB ini. Yah, tentu saja kemampuan orang berbeda-beda.

Profil Anne Ahira

Anne Ahira lahir di kota Bandung pada November 1979. Ia tidak terlahir dari keluarga kaya. Bahkan, dapat dikatakan ekonomi keluarganya terbilang kurang baik sampai-sampai semasa kecilnya, Anne Ahira harus berjualan pisang goreng ke sekolah juga ke para petani di sawah.

Meski ia hanya berasal dari keluarga yang ekonominya serba minim, tapi ia seorang pemimpi yang hebat. Ia bahkan memimpikan untuk berkeliling dunia. Tapi, tentu saja ia bukan hanya sekedar pemimpi. Begitu mendapat restu dari Ibunya tentang mimpinya berkeliling dunia, Anne Ahira pun memutuskan untuk kursus bahasa Inggris sebagai modal pertamanya.

Biaya kursus bahasa Inggris ini didapat dari hasil jualan es dan menjadi kernet angkutan kota membantu sang ayah. Hasil kursusnya terlihat sukses. Setelah lulus SMA, ia bahkan mampu mengajar bahasa Inggris pada anak-anak orang kaya. Hasilnya, ia bisa mengantongi sampai 15 juta rupiah per bulan dari mengajar saja.

Tak puas sampai disitu, Anna Ahira masih ingin mencari sumber penghasilan lain. Bermula di tahun 2001, ia pun mulai belajar internet marketing secara otodidak. Kemampuannya semakin terasah seiring berjalannya waktu. Sampai di tahun 2003, ia pun telah mampu meraih sampai ribuan dollar per bulan dari internet.

Belum berhenti pada pencapaian tersebut, ia pun memutuskan untuk membuat modul tentang pembelajaran internet marketing di tahun 2003 – 2005. Inilah langkah awal beridirnya Asian Brain. Sebuah kursus online internet marketing bagi masyarakat Indonesia. Kini, kesuksesannya bisa dilihat dari ribuan member yang telah bergabung dan sukses dari Asian Brain.

Domain dan hosting murah – Setiap pengguna internet, tentu selalu penasaran mengenai cara pembuatan website. Nah, dalam membuat sebuah website ini user tentu harus mengetahui hal-hal yang diperlukan sebelum membuat sebuah website.

Domain dan hosting murahAdapun hal tersebut adalah dengan memilih nama domain terlebih dahulu. Apa sih nama domain? Nama domain adalah nama unik untuk mengidentifikasi IP Address yang menghubungkan ke sebuah alamat situs web. Berbicara mengenai nama domain, memang sangat penting sekali untuk diketahui setiap pengguna yang ingin membuat sebuah website.

Semakin banyaknya kebutuhan akan nama domain, ada banyak provider yang menyewakan domain dan hosting bagi Anda yang ingin membuat sebuah website. Memilih paket domain dan hosting murah, merupakan pilihan bagi setiap orang khususnya bagi pemula yang baru saja memulai untuk membuat sebuah situs web.

Namun, semakin ketatnya persaingan para provider hosting dan domain yang menawarkan harga murah tentu membuat setiap orang bingung untuk memilihnya. Setiap provider memiliki caranya sendiri-sendiri demi mendapatkan banyak konsumen.

Seperti kita ketahui, saat ini industri online di Indonesia sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya provider-provider domain yang mulai banyak bermunculan, bahkan tak jarang menawarkan domain dan hosting secara gratis.

Selain itu, dengan pesatnya provider domain yang ada di Indonesia, memicu para pengguna internet untuk membuat website dan mempelajari tentang dunia internet semakin dalam. Nah, bagi Anda yang ingin belajar membuat sebuah website maka Anda bisa mencoba untuk mengunjungi dan membeli jasa provider domain murah berikut ini :

1. Domosquare

Bagi Anda yang ingin membeli domain dengan harga yang murah, maka Anda bisa mengunjungi situs Domosquare.com untuk mendapatkan paket hosting dengan domain yang gratis mulai dari harga Rp. 150.000 – Rp. 450.000,- per tahunnya.

Paket promo ini belaku selama 1 tahun saja. Jika Anda memilih paket seharga Rp.150.000,- maka Anda akan mendapatkan fitur-fitur seperti 1500 MB, 100 MB hard disk, dan fitur lainnya yang sangat menarik. Dengan fitur-fitur inilah maka paket ini sangat cocok bagi para pemula.

2. Connectindo

Provider yang mulai membangun situsnya mulai dari tahun 2008 ini memang sudah memiliki banyak pelanggan. Bahkan pasalnya, mereka menyediakan domain secara gatis untuk pelanggan baru yang menggunakan jasanya. Sedangkan harga sewa hosting per tahunnya hanya dibebankan sini sebesar Rp.350.000/tahun saja.

Adapun fitur-fitur yang disediakan oleh penyedia jasa ini adalah berupa kapasitas sebesar 2 GB, 12 addon domain, free domain name, unlimited sub domain, unmetered bandwidth, dan lain sebagainya.

3. Hostguin

Provider yang satu ini menawarkan paket hosting berikut domain pada 1 paket. Maka tak heran jika harga yang ditawarkan lebih murah. Hostguin.com ini sangat cocok, baik bagi blogger maupun bagi pemula karena menyediakan berbagai macam opsi lokasi server di USA dan Indonesia.

Provider ini juga menyediakan layanan domain gratis untuk tahun pertama. Adapun fasilitas ditawarkan oleh Hostguin.com ini adalah berupa 2 add on domain, hard disk 1 GB, dan 50 GB bandwidth.

4. Masterweb

Masterweb.com menawarkan paket domain dan hosting dengan harga yang cukup terjankau. Bahkan, provider ini menyediakan layanan domain gratis bagi pelanggan baru jika membeli paket hosting kategori bisnis C yang memiliki fitur-fitur seperti 100 GB bandwidth, degan kapasitas hard disk sebesar 2 GB.

Itulah daftar situs penyedia domain dan hosting murah untuk Anda. Semoga bermanfaat!

Pengertian website adalah sebuah media untuk menyampaikan suat gagasan yang berupa sekumpulan dari halaman di dalamnya. Pada website kita bisa menemukan gambar, animasi atau teks yang disediakan. Sebuah website memiliki peranan yang sangat penting untuk menyampaikan beragam informasi yang up to date melalui artikel-artikel yang ada di dalamnya.

Pengertian WebsiteSelain itu, website juga merupakan sarana untuk menjual produk barang atau jasa. Ada banyak jenis website yang bisa kita jumpai di internet. Ada 2 jenis website yang perlu Anda ketahui :

1. Website Dinamis

Website dinamis ini termasuk sejenis Wet atau situs dengan halaman yang selalu diperbaharui atau di update. Dimana sejenis website ini umumya memiliki halaman administrator untuk melakukan setingan atau menambah konten. Jenis website ini memerlukan sebuah database sebagai media penyimpanan. Adapun contoh dari website dinamis, seperti Multyply, Facebook dan lain sebagainya.

2. Website Statis

Website statis termasuk sejenis Wet dengan halaman yang tidak update. Umumnya, ketika melakukan perbubahan maka harus secara manual. Selain itu, situs sejenis ini memiliki informasi berupa satu arah, dimana informasi tersebut berasal dari owner atau usernya saja. Adapun salah satu contoh dari website jenis ini adalah profil perusahaan.

Lalu, apa tujuan dari website itu sendiri? Berdasarkan pengertian website di atas, dimana website merupakan sebuah media yang isinya bisa berupa informasi ataupun mengenai penjualan produk. Sehingga website bisa dikategorikan sebagai sebuah layanan atau toko jika dalam bentuk nyata.

Sebuah tempat yang menyediakan beragam informasi, menawarkan sesuatu, mengupload video, foto, kegiatan dan lain sebagainya. Namun, ketika memiliki sebuah website maka harus benar-benar menjadikan website tersebut lebih menarik. Karena tentu yang namanya layanan pasti akan menjumpai banyak kompetitor atau persaingan di dalamnya.

Sebelum Anda membuat sebuah website ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai website. Dalam website ada yang namanya domain, dimana domain name merupakan URL atau alamat yang digunakan pada sebuah website. Misalnya saja, www.idhostinger.com, www.blogger.com dan lain sebagainya.

Nah, dalam penggunaan nama domain ini biasanya diiringi dengan akhiran com, co.id, org, net, dan lain sebagainya. Akhiran inilah yang biasa disebut juga sebagai identifikasi ekstensi yang disesuaikan dengan lokasi tempat website tersebut berada.

Nama akhiran pada domain tadi, untuk ekstensi internasional biasanya berupa ws, nama, net, com, info, org, biz dan lain sebagainya. Sedangkan ekstensi atau akhiran nama domain untuk lokal sendiri berupa ac.id, co.id, go.id, web.id, war.net.id, or. id dan lain sebagainya.

Masing-masing akhiran tersebut juga biasanya disesuaikan dengan tujuan pembuatan website itu sendiri. Karena dalam pembuatan website, orang atau organisasi memiliki tujuan website seperti untuk sebuah perusahaan, lembaga pendidikan, organisasi, individu, dan lain sebagainya.

Selain nama domain, Anda juga pasti sering mendengar yang namanya web hosting atau rumah tempat untuk website. Web hosting itu sendiri memiliki arti yakni sebuah ruangan atau space pada harddisk sebagai tempat untuk menyimpan file-file, data, statistik, video, gambar dan sebagainya.

Biasanya kapasitas file atau data yang dimasukkan itu sendiri tergantung dari kapasitas web hosting yang dimiliki atau yang disewa. Dimana, jika semakin besar kapasitas dari web hosting akan berbanding lurus dengan space data yang bisa Anda masukkan. Rumah tempat untuk website atau web hosting ini didapat dengan cara menyewa.

Nama domain internet sering disebut juga sebagai Domain Name System atau DNS. Nama domain ini memiliki pengertian yaitu sebuah nama unik atau alamat situs yang digunakan untuk user atau pengguna internet ketika ingin mengunjungi sebuah situs.

Nama domain itu sendiri biasanya disebut juga sebagai alamat website atau URL. Secara garis besarnya, nama domain sendiri dikateggorikan menjadi Generic Top Level Domain dan Country Code Top Level Domain. Sehingga setiap website pasti memiliki nama domainnya masing-masing sebagai identifikasi dari situs web tersebut.
Nama Domain Internet
Domain sendiri memiliki banyak manfaat untuk perkembangan website yang dibangun. Dengan memilih nama domain yang tepat, maka website yang kita buat akan mudah diakses oleh setiap orang. Selain itu, ketika kita memilih nama domain ada baiknya jika kita memilih domain dengan akhiran atau ekstensi yang sudah terkenal, seperti .co.id, .com, .go.id, .web. id dan lain sebagainya.

Selain itu, setiap ekstensi dari nama domain tersebut memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Penerapan nama domain sendiri harus disesuaikan dengan tema website yang akan dibuat.

Untuk memilih nama domain sendiri, kita biasanya dihadapkan ke dalam 2 pilihan yakni dengan memanfaatkan provider domain berbayar atau provider gratisan. Namun, kedua hal ini tentu memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Jika kita memanfaatkan provider domain gratisan tentu kita harus mempertimbangkan kekurangannya. Apabila dibandingkan domain gratisan, domain berbayar tentu memiliki banyak keunggulan antara lain :

1. Lebih Profesional

Jika Anda menyewa sebuah provider domain dan hosting berbayar, tentu nama domain yang dimiliki akan terlihat profesional. Banyak contoh website dengan ekstensi .com misalnya seperti lazada.co.id, maka website tersebut terlihat lebih profesional dan bukan terlihat seperti website abal-abal.

Selain itu, dengan fitur-fitur yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan domain gratisan tentu terlihat lebih canggih dan handal. Apalagi jika Anda membangun sebuah situs bisnis online, tentu harus memakai dan memanfaatkan provider domain berbayar agar lebih terpercaya.

2. Terhindar Dari Pemasangan Iklan atau Banned

Tak hanya profesional, nama domain internet berbayar atau sendiri biasanya terhindar dari banned atau pemasangan iklan oleh penyedia layanan domain tersebut. Berbeda halnya dengan penyedia layanan domain gratisan yang sudah memasang banned atau iklan untuk mempromosikan situs provider tersebut. Justru dengan pemasangan iklan tersebut justru akan menghalangi dan mengganggu setiap pengunjung ataupun pengguna internet yang mengakses website Anda.

3. Lebih Mudah Di Lirik Mesin Pencari

Jika Anda menggunakan layanan penyedia domain berbayar, dengan ekstensi yang sudah terkenal seperti .co.id, dan .com. Dimana semakin tinggi level domain tersebut maka semakin besar pula kesempatan untuk masuk menuju halaman pertama mesin pencari Google. Semakin sering situs Anda muncul di halaman pertama Google ini, maka akan semakin banyak pula pengguna internet yang mengakses dan mengunjungi website Anda.

4. Dibekali Fitur-Fitur Menarik

Keunggulan yang dimiliki jika Anda menggunakan provider domain berbayar adalah akan mendapatkan beragam fitur menarik dan unggulan. Sehingga akan semakin mudah mengembangkan dan mendesain blog/website yang kita buat nantinya.

Selain itu, kita juga akan lebih akurat melihat trafik pengunjung, lebih mudah memasang akun email menggunakan domain pribadi sehingga terlihat profesional. Selain itu, kita juga bisa membuat sub domain lebih banyak sehingga akan lebih banyak pengguna internet yang mengunjungi situs kita.

Nah, itulah beberapa keunggulan memilih nama domain internet sendiri yang berbayar untuk Anda. Semoga bermanfaat!